Ikizone.com – Suara Arah Publik – Berita Terbaru – Berita Terkini

Daerah

14 Ribu TKI Pulang Jatim, Begini Sambutan Pemprov Jatim

14 Ribu TKI Pulang Jatim

Berdasarkan data migrasi di Indonesia, khususnya Jatim, ada sekitar 14 ribu TKI pulang Jatim pada tahun ini. keberadaan pekerja migrasi ini pulang ke Indonesia memang bertepatan dengan hari sebelum idul fitri. Para pahlawan devisa negara ini pulang bukan untuk mudik, melainkan kontrak kerja mereka sudah habis.

Alasan 14 Ribu TKI Pulang Jatim

Fenomena tenaga migrasi dari Indonesia memang sudah sering terjadi, dimana mereka akan pulang ke negara asalnya. Berdasarkan data tahun lalu saja khususnya Jatim menyebutkan ada sekitar 2100 TKI yang juga pulang ke Jatim. Pada tahun ini jumlahnya meningkat hingga 7 kali lipat dan ini membuat Pemprov melakukan sejumlah persiapan.

Bekerja menjadi tenaga migrasi di luar negeri tentu tidak mudah dan juga harus mengikuti sesuai prosedur yang ada. Seperti yang terjadi pada para pekerja migrasi ini yang pada akhirnya di tahun ini harus pulang dan kembali ke tanah air. Dengan situasi saat ini yang masih mengendalikan upaya terhadap pandemi covid-19, pemerintah melakukan sejumlah persiapan.

Alasan yang terjadi ketika 14 ribu TKI pulang yaitu adanya masa kerja di luar negeri yang sudah habis. Saat hal ini terjadi maka tidak ada pilihan lain selain pulang ke negara asalnya. Dengan lonjakan kepulangan para TKI ini maka badan Migrasi bersama Pemprov menetapkan sejumlah aturan serta persiapan untuk menyambut kedatangan para TKI ini.

Bertepatan dengan momen arus mudik, dimana pemerintah melarang adanya aktivitas mudik ini. Menjadi sorotan masyarakat dan fenomena yang menghebohkan atas lonjakan kedatangan orang-orang dari negara lain. Yang perlu digaris bawahi disini yaitu alasan kedatangan para TKI ini yang mana tidak punya pilihan lain selain harus pulang ke negara asal.

Habisnya masa kerja ini memang menjadi masalah tersendiri ketika bertepatan dengan momen lebaran. Dianggap bahwa para TKI ini sedang mudik massal, padahal faktanya mereka harus pulang karena sudah tidak memiliki pekerjaan lagi. PR besar untuk badan Migrasi dan Pemprov untuk mempersiapkan kepulangan para TKI ini.

Solusi Pemprov Terhadap 14 Ribu TKI Pulang Jatim

Gubernur Jatim bersama jajaran satgas covid-19 dan badan Migrasi telah mempersiapkan segala kebutuhan untuk menyambut 14 ribu TKI tersebut. Pemerintah telah mempersiapkan tes covid-19 bagi para TKI, dimana kedatangan mereka akan di tes. Untuk yang positif akan dirawat atau karantina sesuai dengan aturan dan standarisasi covid-19 yang berlaku.

Jika TKI yang datang dan sudah di tes tidak ada gejala maka akan dipulangkan ke daerah masing-masing. Khofifah telah melakukan koordinasi dengan kepolisian daerah Jatim untuk melakukan pengawalan terhadap TKI yang nantinya pulang sesuai daerahnya. Kedatangan mereka ini tentu akan dilakukan sesuai prosedur covid-19 guna mengantisipasi gelombang penularan virus yang lebih besar.

Terlepas dari semua itu, harapannya masyarakat untuk bisa menerima dan berpikir terbuka. Bahwa keberadaan pahlawan devisa ini memang sudah menjadi hal lumrah dimana saat kontrak kerja habis maka mereka akan pulang ke daerah masing-masing.

Selanjutnya untuk para kepala daerah di Jatim juga harus sudah mempersiapkan segala sesuatu terkait warganya yang jadi pekerja migran ini saat pulang. Dengan adanya situasi pandemi seperti ini maka jajaran pemerintah hingga daerah yang harus mempersiapkan skenario kepulangan. Juga memberikan fasilitas pencegahan untuk para TKI.

Seperti yang diungkapkan oleh Gubernur Jatim, Khofifah, bahwa 14 ribu TKi pulang Jatim bukan dalam rangka mudik. Melainkan terkait kontrak kerja mereka yang sudah habis. Pemerintah akan mempersiapkan tes antigen dan bagi yang positif langsung dibawa ke rumah sakit rujukan.

 

Bantu Bagikan !!!
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post Popular

To Top