Benarkah Arab Saudi Cabut Lockdown Dan Merayakan Dengan Pesta ?

Benarkah Arab Saudi Cabut Lockdown Dan Merayakan Dengan Pesta ?
Benarkah Arab Saudi Cabut Lockdown Dan Merayakan Dengan Pesta ?

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTAPandemi covid-19 selalu menyisakan berbagai cerita yang beraneka ragam, mulai kisah memilukan menyangkut korban terinfeksi, sampai berita lainnya yang kadang menjurus pada informasi tidak benar seperti vidio yang viral tentang pesta di arab saudi selesai dibuka lockdown, benarkah Arab Saudi Cabut Lockdown dan Rayakan Pesta atas di bukanya lockdown ? 

Berita tersebut dapat dipahami sebagai bagian keterbukaan informasi di jagat dunia, karena itu perlu kearifan untuk memahami dan membaca segala informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Seperti beredarnya videoArab Saudi Cabut Lockdown dan Rayakan Pesta yang ditunjukkan sekelompok warga dengan paras timur tengah.

Video itu dengan cepat tersebar di grup-grup WhatsApp dalam beberapa waktu terakhir. Berikut ini narasi yang tersemat dalam video tersebut

“#Copas~ Arab Saudi membuka lockdown. Semoga berimbas ke negara-negara lain, termasuk Indonesia. Aamiin Yaa Allah, Yaa Rabbal Aalaamiin,” tulis pesan berantai tersebut.

Secara detail, video berdurasi tiga menit tersebut menunjukkan masyarakat yang tengah melakukan perayaan pada malam hari.

Dalam video itu, beberapa orang terlihat tengah menaiki kuda yang diikuti dengan mobil polisi, mobil ambulance, dan mobil pemadam kebakaran.

Bahkan, masyarakat sekitar juga ikut serta bersorak menyambut iringan mobil-mobil tersebut di pinggir jalan.

Baca Juga : Pemilik Kedai Tuak Laporkan FPI Ke Polisi, FPI Batang Kuis Siapkan Kuasa Hukum

melalui situs Khaleej Times, Komite Tertinggi Krisis dan Manajemen Bencana UEA membenarkan terjadinya pembukaan status lockdown di dua daerah di Dubai. Tepatnya di Naif dan Al Ras

melalui situs Khaleej Times, Komite Tertinggi Krisis dan Manajemen Bencana UEA membenarkan terjadinya pembukaan status lockdown di dua daerah di Dubai. Tepatnya di Naif dan Al Ras

Secara detail, pergerakan warga di dua daerah tersebut dilonggarkan mulai dari pukul 6 hingga pukul 10 malam. Sedangkan, selebihnya masih diterapkan pembatasan.

Dalam arti lain, video yang beredar menjelaskan masyarakat Naif dan Al Ras yang menyambut gembira pencabutan status lockdown di wilayah mereka. Untuk itu, mereka mengadakan perayaan pesta di malam hari.

Di sisi lain, Arab Saudi belum mengeluarkan keputusan apapun terkait pembukaan lockdown, tetapi melonggarkan beberapa kebijakan dan tetap memberlakukan jam malam. Ini disampaikan langsung pihak KBRI Riyadh yang diwakili Bidang Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud), Djoko Sulastomo.

Bahkan, kebijakan terakhir terkait Covid-19 di Arab Saudi sudah keluar sejak 26 April 2020 lalu dalam dekrit Raja Salman.

“Tidak ada perayaan apapun. Di Arab Saudi masih tetap tidak boleh keluar dari pukul 5 sore hingga pukul 9 pagi di hari berikutnya,” jelas Djoko dalam pernyataan yang dilansir dari Turn Back Hoaks

Dengan demikian, narasi yang disematkan dalam video yang beredar di media sosial tentang perayaan pembukaan lockdown di Arah Saudi dapat dipastikan salah.

Arab Saudi belum membuka lockdown, tetapi hanya melonggarkan beberapa kebijakan dan tetap memberlakukan jam malam.

Selain itu, video yang beredar tidak terjadi di Arab Saudi, tetapi terjadi di Uni Emirat Arab. Sehingga, narasi itu dapat dikategorikan disinformasi.**

Baca Juga : Ini Pengakuan Pemberi Bantuan ‘Nasi Anjing’ Yang Bikin Heboh Di Bulan Ramadhan

Kunjungi Page Facebook  : Suara Arah Publik

Bagikan!!

About Admin

Check Also

Permintaan MUI Soal Perpu Ditolak Jokowi, Tengku Zulkarnain: Terus yang Dia Dengarkan Siapa.?

Wakil Sekretaris MUI Meradang, Permintaan MUI Soal Perpu Ditolak Jokowi, Tengku Zulkarnain: Terus yang Dia Dengarkan Siapa.?

Permintaan MUI Soal Perpu Ditolak Jokowi, Tengku Zulkarnain: Terus yang Dia Dengarkan Siapa.? IKIZONE.COM, Suara …

Leave a Reply