Breaking : Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia
Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

SUARA ARAH PUBLIK, KAIRO – Hosni Mubarak, mantan presiden Mesir yang digulingkan dalam revolusi rakyat pada 2011 lalu, dikabarkan Hosni Mubarak meninggal dunia hari ini (Selasa 25/2).

Media-media yang dekat dengan pemerintahan Mesir, termasuk situs Youm 7, telah melaporkan kabar kematian Mobarak.

Menurut laporan ini, para sahabat dan kerabat Alaa, putra Mubarak, mengirimkan pernyataan belasungkawa kepadanya melalui media sosial. Hingga kabar ini diturunkan, keluarga Mubarak masih bungkam dan belum merilis statemen resmi terkait kematiannya.

Sebelum ini, Alaa Mubarak mengumumkan kondisi gawat ayahnya. Mubarak menjalani perawatan khusus di salah satu rumah sakit Mesir.

Televisi Mesir juga telah memberitakan kematian mantan presiden tersebut.

Baca Juga : Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri Sebagai PM Malaysia

Hosni Mubarak terpaksa lengser dari kekuasaan pada 25 Januari 2011, menyusul meluasnya protes dan revolusi rakyat terhadap rezim diktatornya.

Mubarak lalu dipenjara atas tuduhan telah membunuh kelompok revolusioner, korupsi dari anggaran kepresidenan untuk membangun istana kepresidenan, dan berbagai dakwaan korupsi lainnya.

Setelah Abdel Fatah el-Sisi merebut kekuasaan dari Moersi presiden sah hasil Pemenang Pemilu Mesir, pengadilan negara itu mencabut semua dakwaan dari Mubarak. Dia lalu dibebaskan dari rumah sakit militer dan pulang ke rumahnya sampai ajal menjemputnya.

Baca Juga : Operasi Senyap ‘Asal Bukan PKS’ di DPRD DKI, PKS Ditakuti Lawan!!

Mubarak dikenal sebagai sekutu Amerika Serikat dan mengambil kebijakan keras terhadap kelompok militan.

Di bawah kepemimpinannya, Mesir mendapat bantuan US$ 1,5 miliar per tahun dari AS, bantuan luar negeri AS terbesar kedua setelah Israel.

Mubarak juga meneruskan kebijakan pendahulunya, Anwar Sadat, dengan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Namun di mata jutaan warga Mesir, Mubarak dianggap sebagai diktator yang tak segan menangkap musuh-musuh politiknya.

Para pegiat HAM kerap mengkritik kekerasan aparat, penangkapan sewenang-wenang, penyiksaan, dan batasan terhadap kebebasan berbicara dan berserikat di era pemerintahan Mubarak.

Baca Juga : Ketua KPU Arief Budiman Dipanggil KPK, Terkait Kasus Suap Komisioner KPU

Sumber: BBC

 

 

Bagikan!!

About Admin

Check Also

PM Malaysia & Menteri Sumbang 2 Bulan Gaji Untuk Penanganan Corona

Perdana Menteri Malaysia & Menteri Sumbang 2 Bulan Gaji Untuk Penanganan Corona

SUARA ARAH PUBLIK, KUALA LUMPUR – Tan Sri Muhyiddin Yassin Perdana Menteri (PM) Malaysia dan …

Leave a Reply