Ikizone.com – Suara Arah Publik – Berita Terbaru – Berita Terkini

Hukum

Kasus KKB Tembak Guru di Papua, Jasa Dibayar Nyawa

KKB Tembak Guru di Papua

Aksi KKB kembali membuat warga Papua resah. Bila beberapa saat yang lalu, polisi menemukan adanya kasus tindakan kriminal pada beberapa orang bersenjata. Kemarin, kamis 8 April 2021 kasus KKB tembak guru di Papua terjadi dan menghebohkan rakyat. Aksi tersebut membuat masyarakat semakin resah oleh keberadaan komunitas kriminal bersenjata.

KKB yang menjadi sampah masyarakat saat ini, sudah sepantasnya ditindaklanjuti oleh kepolisian. Selain telah menghilangkan nyawa seseorang, keberadaan KKB juga telah mengganggu ketenangan umum. 

Untuk pelaku yang melakukan pelanggaran terhadap hukum yang berlaku, sudah sepantasnya dimasukan kedalam penjara besi. Dengan lama kurungan lima sampai sepuluh tahun penjara, atau bahkan bisa juga seumur hidup.

Aksi KKB Tembak Guru di Papua mengakibatkan masyarakat berpikir, sebegitu tidak amannya keadaan saat ini. Kematian dua tenaga pengajar tersebut, juga harus diingat bahwa di tanah Papua pernah terjadi kasus penembakan terhadap seorang guru. Jasa yang diberikan tidak sebanding dengan caranya menutup usia, begitulah nasib naas dari dua guru yang terkena tembakan KKB.

Kasus KKB Tembak Guru di Papua, ini menjadi alasan terkuat pemerintah harus segera mengambil tindakan terhadap keberadaan KKB. Bila kasus yang demikian dibiarkan maka KBB akan melakukan tindakan yang lebih parah lagi bila dibandingkan sebelumnya. Peran polri dan pihak berwajib dalam menuntaskan kasus ini sangat diperlukan. Selain untuk membuat para korban tenang, juga sebagai penegasan bahwa hukum masih berlaku.

Penegakan hukum yang akan dilakukan pemerintah dalam menghadapi kasus ini, akan berdampak besar bagi warga Papua. Setelah, melakukan evakuasi korban pihak berwajib melakukan prosedur hukum yang berlaku. Tentu saja guna mencari keadilan bagi para korban.

Cerita Kejadian Penembak Guru di Papua

Kasus penembakan yang menyebabkan dua orang tenaga pendidik haus menghembuskan nafas terakhirnya ini, tentu terdapat asal mulanya. Kua korban, yang merupakan pengajar di SMPN 1 Beoga. 

Memang diakui memang ada banyak tenaga pengajar di Papua, akan tetapi pendidikan di ujung Indonesia itu masih jauh dari kata maju. Kedua korban, yang merupakan abdi negara tersebut pada hari kejadian tengah berkendara, dengan berboncengan menuju Ongolan.

Kedua korban yang diketahui adalah Oktaviaanus Rano dan Yonatan Radhen memang tengah berkendara menuju desa Ongolan, untuk mencari pertolongan dan penuntun bagi jenazah. Naasnya, ditengah perjalanan tersebut keduanya menjadi incaran KKB. 

Bunyi timah panas yang terdengar berkali-kali, membuat orang-orang disekitar mencari tahu mengenai apa yang terjadi. Kedua korban yang tidak dapat menghindar harus menjadi sasaran empuk KKB.

Setelah mengalami kejadian tersebut. Kedua korban tidak langsung meninggal ditempat. Yonathan sempat mendapatkan pertolongan pertama, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. Sekelompok KKB yang melakukan penyerangan tersebut, diprediksikan berasal dari belakang Koramil setempat. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk menangkap semua pelaku yang melakukan tindakan tidak terpuji ini.

Walaupun belum menangkap para pelaku dalam kasus ini, menurut informasi yang beredar sederetan nama kelompok sudah dikantongi. Dengan begitu, harapan pihak berwenang dapat menemukan pelaku dari tindakan penembakan tersebut. 

Dengan ditemukannya pelaku, besar harapan masyarakat untuk menghentikan tindakan kejam KKB. Kelompok yang meresahkan masyarakat ini, harus ditindak lanjuti, agar tidak menjadi contoh bagi kawanan pemberontak yang lain.

Beberapa tindakan KKB yang tidak sesuai dengan attitude adalah pembakaran gedung sekolah dan beberapa bangunan penting lainya. Seharusnya sebelum melakukan tindakan itu, KKB harus memikirkan nasib anak-anak yang dari awal sudah tertinggal pelajaran. Dan kini, juga ditambah dengan kehilangan fasilitas belajar.

 

Bantu Bagikan !!!
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post Popular

To Top