Ikizone.com – Suara Arah Publik – Berita Terbaru – Berita Terkini

Olahraga

Lamarcus Aldridge Memutuskan Pensiun, Beginilah Perjalanan Karirnya

Lamarcus Aldridge

Kabar mengejutkan kini datang dari dunia olahraga bola basket dunia. Pasca salah seorang pemain basket terbaik dan berbakat dunia, Lamarcus Aldridge atau yang lebih akrab di telinga LMA,  memutuskan untuk pensiun. Jelas kabar ini sontak membuat pecinta bola basket di seluruh dunia gempar dan mempertanyakan alasan di balik keputusannya itu.

Usut punya usut, keputusan pensiunnya lantaran Lamarcus Aldridge memiliki keinginan untuk dekat dengan keluarga dan mengutamakan kesehatannya sendiri. Terutama berdasarkan pengakuannya, belakangan LMA mengalami gangguan pada kesehatan jantung. Khususnya pada pertandingan terakhir yang sempat dilakoninya. Pebasket ini harus menahan  debar jantung tidak teratur yang semakin terasa memburuk saat malam tiba. 

Sepak Terjang di Dunia Basketball

Kabar tentang pensiunnya yang tersiar secara tiba-tiba, membuat publik lantas mengingat kembali sepak terjangnya selama ini. Mulai dari awal Lamarcus Aldridge menekuni dunia perbasketan, masuk tim basket profesional, hingga akhir pertandingan yang membuatnya harus pensiun. Begitupun dengan sejumlah penghargaan yang pernah diraihnya selama berlaga turut menjadi sorotan bagi banyak orang. 

Nama LMA mulai dikenal publik saat memperkuat Chicago Bulls dengan pick nomor dua pada draft NBA di tahun 2006 silam. Namun, tidak lama ditukar dengan pemain Tyrus Thomas dalam sebuah perjanjian draft night, membuatnya harus bergerak menuju Portland Trail Blazers. Namanya mulai bersinar di tim yang dibelanya selama 9 musim perdana ini. 

Bersama tim ini, LMA cukup gemilang dengan keberhasilan yang memasukkannya dalam daftar NBA All Star sebanyak 4 kali. Tidak hanya itu,  LMA sempat dipercaya memimpin tim Portland Trail Blazers dalam lima penampilan pada play of di wilayah barat.  Maka tak heran jika kemudian namanya semakin diperhitungkan oleh tim-tim yang menjadi lawan. 

Jelang musim kesepuluhnya, tepatnya tahun 2015, LMA mempunyai status free agent. Membuatnya, menjadi incaran, sebelum akhirnya memutuskan masuk dalam tim lain yakni Sant Antonio Spurs. Masuknya ke Spurs membuat LMA diidolakan para pecinta basket dari tim ini. Karenanya, LMA mampu bertahan hingga empat musim, dan biasanya diposisikan sebagai center atau forward. 

Meski tampil selama empat musim, tidak ada satupun gelar yang dapat diraih olehnya bersama tim Sant Antonio. Tapi, LMA masih beruntung karena mencatatkan kemenangan yang membuatnya masuk All Star NBA pada tiga dari empat musim bersama Spurs. Sampai kemudian, di permulaan musim ini pebasket dengan tinggi 186 cm memutuskan untuk hengkang.

Berpisah dari Sant Antonio Spurs membuatnya harus bergabung bersama tim Brooklyn Nets sejak permulaan musim ini. Sangat disayangkan, bersama tim barunya, LMA hanya sempat mencicipi penampilan sebanyak empat kali. Karena permasalahan jantung yang membuatnya harus mengakhiri karir di dunia yang membesarkan namanya. 

Mungkinkah Masuk Nominasi Penghargaan Tertinggi Pebasket?

Menilik sepak terjang LMA selama berkarir, membuat banyak orang menanyakan kemungkinannya untuk mematenkan Hall of Fame. Seperti yang diketahui bersama, penghargaan ini sangat bergengsi sebagai kehormatan tertinggi para pemain basket di liga. Lalu dengan segala hal yang telah dilaluinya selama ini apakah cukup membuatnya mematenkan nama di Hall of Fame? 

Nyatanya seperti dikutip dari kompasiana.com, kemungkinan Lamarcus Aldridge untuk mendapatkan kehormatan ini hanya sekitar 0,50.  Pasalnya nilai ini masih kalah apabila disandingkan dengan sederet nama lain semisal Kevin Love dan Rajon Rondo. Namun, apalah artinya kehormatan itu. Bukankah sekarang lebih baik bagi LMA untuk menjaga kesehatan dan dekat keluarga tercintanya? 

 

Bantu Bagikan !!!
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post Popular

To Top