Mantan Ketua KPK: Tidak Usah Ngomong Merdeka dari Korupsi Kalau KPKnya Digergaji

Mantan Ketua KPK: Tidak Usah Ngomong Merdeka dari Korupsi Kalau KPKnya Digergaji

Mantan Ketua KPK: Tidak Usah Ngomong Merdeka dari Korupsi Kalau KPKnya Digergaji
Mantan Ketua KPK: Tidak Usah Ngomong Merdeka dari Korupsi Kalau KPKnya Digergaji

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia disoroti mantan Ketua Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) Abraham Samad. Ngomong Merdeka dari Korupsi 

Awalnya, Samad mengomentari sebuah tautan pemberitaan mengenai makna 75 tahun Indonesia merdeka dari Ketua KPK saat ini, Firli Bahuri. Menurut Firli, merdeka itu ketika negara ini bebas dari korupsi.

Samad kemudian mempertanyakan kabar proses pencarian buronan KPK, yakni Harun Masiku yang merupakan mantan caleg PDIP dalam kasus dugaan suap terkait pergantian anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 Dapil Sumsel 1.

“Apa kabar Harun Masiku,” kata Abraham Samad dalam akun twitternya @AbrSamad, Senin (17/8).

Baca Juga : Dapat Penghargaan Jokowi, Fahri Hamzah: Presiden saja Menghormati Kritik, Harusnya yang Lain juga

Di cuitan selanjutnya, Samad kembali mengkritisi makna kemerdekaan Indonesia dalam hal pemberantasan korupsi. Sebab baginya, saat ini keberadaan KPK seakan dilunturkan.

“Tidak usah ngomong merdeka dari korupsi kalau KPK-nya digergaji,” ujar Samad.

Abraham Samad sendiri menjadi salah satu tokoh yang rajin mengkritisi soal dugaan upaya pelemahan terhadap lembaga antirasuah yang berdiri sejak tahun 2002 itu.

Salah satunya mengenai revisi UU) KPK pada 2019 silam. Saat itu, UU KPK 30/2002 tentang KPK secara resmi digantikan oleh UU 19/2019 yang disahkan DPR RI.

Baru-baru ini Samad mengkritik perubahan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) karena rentan diintervensi. 

“Karena KPK telah menjadi lembaga di bawah Presiden. Sehingga mudah diintervensi kepentingan politik yang bisa menyandera agenda pemberantasan korupsi,” kata Samad

Baca Juga : Kata Luhut: Ideologi Komunis China Berhasil Memberantas Kemiskinan & Mempersatukan Rakyat

Kunjungi Page Facebook  : Suara Arah Publik

Bagikan!!

About Admin

Check Also

Din Syamsuddin: Ruang Kritik Sudah Tertutup Di Negeri Ini

Din Syamsuddin: Ruang Kritik Sudah Tertutup Di Negeri Ini, UU ITE Hanya Berlaku Bagi Lawan Politik Saja

Din Syamsuddin: Ruang Kritik Sudah Tertutup Di Negeri Ini IKIZONE.COM, Suara Arah Publik – Presidium …

Leave a Reply