Langgar Undang-Undang, Menag ke DPR: Pembatalan Haji Tahun 2020 Atas Perintah Presiden Jokowi

Langgar Undang-Undang, Menag ke DPR: Pembatalan Haji Tahun 2020 Atas Perintah Presiden Jokowi
Langgar Undang-Undang, Menag ke DPR: Pembatalan Haji Tahun 2020 Atas Perintah Presiden Jokowi

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTAKetua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat, yang salah satunya menangani bidang agama, Yandri Susanto menyayangkan keputusan Menteri Agama Fachrul Razi memutuskan meniadakan ibadah haji 2020 tanpa rapat dengan Dewan. Yandri mengatakan keputusan semacam itu harusnya dibahas bersama DPR.

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengatakan, Menteri Agama Fachrul Razi memutuskan membatalkan pemberangkatan jemaah haji 2020 atas permintaan Presiden Joko Widodo ‘Jokowi’.

“Ya katanya Fachrul Razi begitu, pembatalan haji atas perintah Pak Jokowi ke Pak Menag,” ujar Yandri, Rabu (3/6).

Menurut Yandri Susanto, Menteri Agama Fachrul Razi meminta maaf karena memutuskan pembatalan ibadah haji 2020 secara sepihak. Yandri mengaku telah berkomunikasi dengan Fachrul setelah pengumuman pembatalan ibadah haji 2020 pada hari ini.

“Dia (Menag) minta maaf, ‘Siap salah Ketua’. Saya bilang, gimana sih Bapak ini,” kata Yandri bercerita, Selasa malam, 2 Juni 2020.

Baca Juga : Keputusan Resmi Pemerintah RI: Calon Jemaah Haji 2020 Tidak Diberangkatkan, Berikut Alasannya

Menurut Yandri, merujuk Undang-undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Haji dan Umrah, keputusan terkait penyelenggaraan haji harus diputuskan pemerintah bersama DPR. Dia menegaskan pemerintah tak bisa memutuskan secara sepihak.

Yandri mengatakan, pada Jumat pekan lalu, Menteri Agama mengirim surat meminta rapat kerja membahas pelaksanaan haji 2020. Dengan izin pimpinan DPR, Komisi VIII pun mengagendakan rapat kerja pada Kamis lusa, 4 Juni 2020.

Menurut Yandri, agenda rapat itu juga telah disampaikan ke Kementerian Agama. Namun tiba-tiba Menteri Agama Fachrul Razi mengumumkan pembatalan ibadah haji sebelum sempat rapat dengan DPR.

“Dia bilang, ‘saya diminta Presiden’,” ujar Yandri. “Saya bilang kan bisa disampaikan ke Presiden bahwa ada aturan main bernegara ini.”

Baca Juga : Soal Pembatalan Haji 2020, Bukhori Yusuf: Pemerintah Melanggar Undang-Undang!

Yandri bercerita, ia juga sudah menyampaikan menjanjikan rapat khusus kepada Menag saat mereka bertemu di sidang isbat 22 Mei lalu. Yandri sekaligus menanyakan kabar dari Kerajaan Arab Saudi ihwal pelaksanaan haji 2020.

“Saya sampaikan juga, gimana udah ada kabar dari Saudi belum? Katanya belum, tapi arahan Pak Presiden kita putuskan awal Juni,” kata yandri.

Kementerian Agama menyatakan meniadakan Ibadah Haji 2020 karena pandemi Covid-19 masih menghantui dunia, termasuk Arab Saudi. Sebelumnya, pemerintah sempat menyiapkan tiga skema, yakni ibadah haji tetap digelar, digelar dengan pembatasan, atau ditiadakan sama sekali.

“Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 1441 Hijriah atau 2020,” kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers virtual, Selasa, 2 Juni 2020

Baca Juga : Haji 2020 Ditiadakan, Dana Rp. 8,7 Triliun Akan Dipakai Perkuat Rupiah

Kunjungi Page Facebook  : Suara Arah Publik

Bagikan!!

About Admin

Check Also

Rapat Baleg DPR, Fraksi PKS Minta RUU HIP Ditarik Dari Prolegnas

Rapat Baleg DPR, Fraksi PKS Minta RUU HIP Ditarik Dari Prolegnas

Fraksi PKS Minta RUU HIP Ditarik Dari Prolegnas, Berita terkini, berita hari ini, viral, SUARA …

Leave a Reply