Ikizone.com – Suara Arah Publik – Berita Terbaru – Berita Terkini

Nasional

Menyakitkan! Lampu Merah Untuk Rakyat Mudik, Lampu Hijau Untuk TKA China Masuk Indonesia

Menyakitkan! Lampu Merah Untuk Rakyat Mudik, Lampu Hijau Untuk TKA China Masuk Indonesia

TKA China Masuk Indonesia

IKIZONE.COM, Suara Arah Publik – Ratusan tenaga kerja asing asal Cina masuk ke Indonesia dengan alasan untuk dipekerjakan dalam proyek strategis nasional.

Lampu hijau bagi TKA China itu menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Sebabnya, saat ini pemerintah sejak 6 Mei lalu telah memberlakukan kebijakan larangan mudik lebaran.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyampaikan hal tersebut sangat menyakiti hati rakyat Indonesia.

Masyarakat kata Mardani, telah dilarang mudik lebaran yang bertujuan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

“Ini sangat menyakiti perasaan masyarakat. Saat warga sendiri harus bersusah payah menjaga diri dari pandemi, masyarakat melihat dengan gamblang ada TKA berbondong-bondong masuk mengerjakan proyek strategis nasional,” ucap Mardani kepada wartawan, Selasa (11/5),

Dia menambahkan, masyarakat yang mempertanyakan pemerintah perihal pelarangan mudik karena merasa tidak adil lantaran adanya ratusan TKA Cina datang ke Indonesia.

“Wajar kalau rakyat bertanya untuk siapa keberadaan negara? Mestinya proyek strategis nasional dikerjakan oleh anak negeri sendiri,” tndasnya

Baca Juga : Larang Mudik, Jokowi Ajak Masyarakat Beli Bipang Secara Online, Bipang Ternyata?

Masa pelarangan mudik Lebaran 2021 sudah berjalan, segala bentuk perjalanan dengan tegas diperketat oleh pemerintah yang juga disampaikan sebelumnya oleh Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19.

Namun, ditengah masa larangan mudik Lebaran itu, diketahui sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal China masuk ke Indonesia.

Hal ini tentunya menimbulkan keresahan, di satu sisi masyarakat dengan tegas dilarang mudik, tetapi aturan keluar masuk bagi WNA pun dipertanyakan.

Masuknya WNA China merupakan tindakan kurang peka yang dapat mengundang pertanyaan publik. Untuk itu, ia meminta pemerintah menjelaskan tujuan datangnya 85 WNA China ke Indonesia secara gamblang dan apa adanya.

Seorang pakar kebijakan publik mengkritik sikap pemerintah yang “reaktif” dan “sepotong-potong” saat melarang penerbangan carter dari luar negeri yang melayani tenaga kerja asing selama peniadaan mudik.

Larangan itu diterapkan di tengah gelombang kritik atas kehadiran WNA dari China melalui penerbangan carter.

“Kebijakannya itu reaktif dan sepotong-potong. Ini ada letupan, direspon, tapi tidak komprehensif dan kesannya reaktif. Seharusnya komprehensif dan proaktif,” kata pengamat kebijakan publik dari Fisipol UGM, Bayu Dardias Kurniadi, Selasa (11/05).

Page Facebook : Suara Arah Publik

Bantu Bagikan !!!
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post Popular

To Top