Ikizone.com – Suara Arah Publik – Berita Terbaru – Berita Terkini

Hukum

Pemilik Channel Youtube Penyebar Ceramah Desak Made Dilaporkan

Penyebar Ceramah Desak Made

Akun YouTube Istiqomah TV sebagai penyebar ceramah Desak Made dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh sejumlah ormas Hindu.  Pasalnya, channel tersebut diduga menyebar konten ceramah yang disampaikan oleh dosen perguruan tinggi swasta, Desak Made Dharmawati. Diketahui, terlapor dalam LP tersebut adalah pemilik akun yang diduga melakukan tindak pidana ujaran bernuansa SARA.

Sebab telah melanggar pasal 45 ayat (2) dan pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Menurut pelapor, perkara dugaan penistaan agama berpotensi dapat terjadi lagi di kemudian hari. KMHDI tegas menyatakan bahwa perbuatan itu merupakan pelanggaran hukum yang membahayakan persatuan dan kerukunan bangsa.

Diketahui Desak Made menyatakan hinaan di antaranya tentang agama Hindu yang disebutnya akal-akalan tersebut viral di media sosial . Menurut Yoga, proses hukum diperlukan untuk memberi efek jera kepada seluruh masyarakat secara umum. Meski Desak sempat menyatakan permintaan maafnya kepada umat Hindu atas perilakunya tersebut.

Dalam pengakuannya, setelah Made memperhatikan saran dan kritik berbagai pihak, dirinya mengakui kesalahannya dengan penuh kesadaran serta kerendahan hati. Bahkan menyadari pernyataan telah melukai masyarakat baik umat Hindu, pemuka Hindu serta kehidupan umat beragama yang harmoni.  Kendati memicu polemik, dosen kewirausahaan itu mengaku tak bermaksud menistakan atau merendahkan ajaran Hindu.

Merasa Terusik,Sekretaris Jenderal FA-KMHDI Buka Suara

Sekretaris Jenderal FA-KMHDI,Bram Helier menyoroti pemilik akun YouTube IstiqomahTV sebab Desak Made viral karena disebarluaskan pertama kali oleh akun tersebut.  Dinilainya ada kejanggalan dalam unggahan video itu lebih pertanyaan mengapa baru sekarang mengunggahnya. Dirinya heran, apa motivasi sesungguhnya setelah melakukan hal tersebut.

Menurut Bram, video itu direkam dua tahun lalu, namun, diviralkan pada berbagai platform media sosial baru-baru ini. Terlebih bertepatan saat umat Hindu Dharma merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan serta umat muslim beribadah puasa. Video berisikan Desak yang menceritakan pengalamannya menganut agama Hindu beberapa tahun lalu.

Nampak dalam video, Darmawati berbicara di atas mimbar memakai jilbab pink menyebutkan tentang Trimurti Ketuhanan agama Hindu yakni Brahma, Wisnu dan Siwa. Dirinya mengaku bingung karena dalam agama itu bukan ada tuhan melainkan banyak Tuhan. Tak hanya itu, Made juga membahas tentang ngaben yang membuatnya takut sejak berusia 5 tahun.

Dirinya berujar setiap melihat orang mati bakal merinding hingga badannya sakit panas dingin membayangkan apa yang terjadi. Sebab memang dalam ajaran hindu, pada upacara ngaben jenazah akan dibakar. Hal yang disampaikannya tersebut mendasari dirinya berpindah agama, semulanya hindu menjadi islam.

Bermula dari Video Viral di Media Sosial

Berawal dari unggahan salah seorang pengguna twitter kemudian dibagikan oleh Mantan Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean yang akhirnya beredar luas. Tetapi, setelah dicek keberadaannya video tersebut telah dihapus oleh pemilik akun. Namun, kanal Youtube yang tampak dalam cuplikan video ialah Istiqomah TV.

Sontak berbagai elemen masyarakat langsung bereaksi terhadap video yang dianggap melecehkan agama  ini dan meminta penyebar ceramah Desak Made dilaporkan ke pihak berwajib. Mulai dari organisasi masyarakat hingga anggota DPR maupun DPD mengecam perbuatan serta perkataan Made Darmawati. Pasalnya, hal semacam itu dinilai tidak pantas dibicarakan terlebih didepan khalayak umum.

Ormas pelapor diantaranya Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dan Forum Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (FA-KMHDI). Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) serta Aliansi Bhinneka Hindu Nusantara (ABHN) juga terlibat. Tercatat, anggota DPD RI Bali Gede Pasek Suardika melalui video yang diunggah di facebook mengecam keras pernyataan Darmawati.

Suardika membantah pernyataan Made dan menilai dirinya sangat keliru dalam memahami agama Hindu. Dirinya menambah jangan menjelekkan agama lain hanya untuk mendapat tepuk tangan serta popularitas. Tak hanya itu, Suardika juga menyayangkan pernyataan Darmawati yang menyebut Bali banyak setannya dan sangat gelap karena setan diundang pada malam hari.

 

Bantu Bagikan !!!
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post Popular

To Top