Pesawat Tempur TNI AU Jatuh di Kampar, Meledak dan Timpa Dua Rumah

Pesawat Tempur TNI AU Jatuh di Kampar, Meledak dan Timpa Dua Rumah
Pesawat Tempur TNI AU Jatuh di Kampar, Meledak dan Timpa Dua Rumah

SUARA ARAH PUBLIK, RIAU – Pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara jatuh di pemukiman penduduk di Kampar, Riau, Senin (15/6) sekitar pukul 8.30 WIB.

Pesawat tersebut menimpa dua rumah warga. Pesawat meledak dan terbakar. Kepulan asap membumbung tinggi di lokasi kejadian.

Insiden itu menggegerkan warga Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar. Mereka langsung mendatangi lokasi.

Kepala Desa Kubang Jaya, Tarmizi membenarkan peristiwa jatuhnya pesawat di desanya tersebut.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima dari warga, pesawat itu menimpa dua rumah warga. Satu rumah rusak berat dan satunya lagi rusak ringan.

Baca Juga : Penyiram Dituntut Setahun Penjara, Novel: Berhadapan Dengan Gerombolan Bebal

Dikatakan Tarmizi, area jatuhnya pesawat langsung disterilkan oleh TNI. Warga tak diizinkan mendekat ke lokasi kejadian,

“Posisi jatuh pesawat di RT 4, RW 1, Dusun I Sialang Indah, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu. Pesawat itu menimpa dua rumah yang kebetulan rumah kosong. Satu lagi rumah tertimpa kursi yang nyangkut di bagian atap rumah,” ucap Tarmizi.

“Sejauh ini, informasi dari warga, tidak ada korban jiwa. Saya dan warga tak bisa masuk area itu sekarang, sudah steril,” tambah Tarmizi.

Tarmizi juga membantah pesawat jatuh dekat Kantor Desa Kubang Jaya. Memang, menurut dia, kepulan asap bisa dilihat jelas dari kantor desa. Namun jarak lokasi pesawat jatuh ke kantor desa sekitar 500 meter, yang menurutnya cukup jauh.

Baca Juga : Innalillahi wainailaihi rojiun, Mantan KSAD Pramono Edhie Wibowo Meninggal Dunia

Tarmizi memastikan peristiwa tersebut tidak mengganggu pelayanan di kantor desa Kubang Jaya.

Saat ini, evakuasi masih terus berjalan di lokasi kejadian, salah satunya pilot yang membawa pesawat diduga jenis Hawk tersebut. Kursi pelontar pilot ditemukan 500 meter dari lokasi terjatuhnya pesawat.

“Dengan suara dentuman keras sekitar jam delapan. Itu ada evakuasi kursi pelontar yang ada pilotnya,” kata seorang saksi mata di lokasi, Yogi sambil menunjuk sebuah rumah.

Di lokasi, terlihat sebuah mobil dengan bak terbuka membawa bungkusan yang diduga kursi pelontar. Lokasinya terlihat dari kejauhan, sebab dari tempat terjatuhnya pesawat, 800 meter sudah ditutup dan tidak boleh ada aktifitas warga.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Mabes AU TNI maupun Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru terkait dengan koronologi jatuhnya pesawat tersebut, termasuk apakah ada korban jiwa atau tida. Termasuk perihal evakuasi pilot dan kondisi di lapangan.

Baca Juga : PKS Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila Jika Tanpa TAP MPRS Tentang Pelarangan PKI, PKS Penyelamat Pancasila

Kunjungi Page Facebook  : Suara Arah Publik

Bagikan!!

About Admin

Check Also

Luhut Menegaskan, Pemerintah Akan tetap Pakai TKA Asal China Karena Dibutuhkan

Luhut Menegaskan, Pemerintah Akan tetap Pakai TKA Asal China Karena Dibutuhkan

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Sebanyak 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China memang saat …

Leave a Reply