Polda Sultra Siapkan Pengamanan Kedatangan 500 TKA Asal China

Polda Sultra Siapkan Pengamanan Kedatangan 500 TKA Asal China
Polda Sultra Siapkan Pengamanan Kedatangan 500 TKA Asal China

SUARA ARAH PUBLIK, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi mengatakan 500 orang tenaga kerja asing (TKA) asal China telah diizinkan masuk wilayahnya. Polda Sultra menyiapkan pengamanan untuk kedatangan 500 TKA China tersebut.

Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menyiapkan pengamanan terkait rencana kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China.

“Kita yang pasti mempersiapkan, karena sebagai pihak Kepolisian, tentunya mengamankan setiap kebijakan pemerintah, segala sesuatu, atau kegiatan apapun itu, tentunya ada konsep pengamanannya,” kata Kapolda Sultra, Irjen Pol Merdisyam kepada wartawan, Rabu (17/6).

Merdi mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui apakah ada aksi demonstrasi terkait kedatangan 500 TKA China tersebut. Katanya, ia dan pihak terkait akan melihat situasi yang ada.

“Ya, nanti kita bersama-sama dengan BINDA, dan bersama-sama unsur Pemda melihat nanti, ya,” katanya.

Baca Juga : Sempat Menolak, Gubernur Sultra Kini Terima 500 TKA China Masuk Wilayahnya

Namun demikian, Merdi belum menyebut berapa jumlah personel Polda Sultra yang disiapkan untuk melakukan pengamanan. “Ya, nantilah kita lihat, ya,” singkatnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Ferry Walintukan, lebih lanjut menjelaskan bahwa aparat penegak hukum tentunya akan siap bila terjadi pelanggaran pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami akan liat situasi, kalau seperti itu kami pasti akan siapkan. Karena pada saat rapat kemarin ada Karo Ops juga lagi menyiapkan rencana pengamanan,” ungkapnya, Rabu(17/6).

Ferry menjelaskan, aksi demonstrasi diperbolehkan, karena telah diatur dalam Undang-Udang. Tapi, aksi harus dilakukan dengan tertib, dan jangan sampai mengganggu Kamtibmas.

“Aksi boleh-boleh saja karena itu adalah hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Tapi yang terpenting adalah ketertiban agar tidak mengganggu masyarakat sekitar,” tuturnya.

Diketahui, sebanyak 146 TKA asal China dijadwalkan akan tiba di Sultra pasa 22 Juni 2020 mendatang. Kedatangan 146 TKA itu merupakan gelombang pertama dari rencana kedatangan 500 TKA asal China.

Baca juga: Ratusan TKA China Masuk ke Konawe, Gubernur Sultra: Sudah Penuhi Syarat

Sebelumnya, Gubernur Sultra Ali Mazi mengatakan 500 orang tenaga kerja asing (TKA) asal China telah diizinkan masuk wilayahnya. Para TKA asal China itu, kata Gubernur, bakal bekerja membangun smelter di PT VDNI Morosi, Kabupaten Konawe, proyek yang dapat menyerap ribuan pekerja lokal di daerah tersebut.

“Karena mereka menggunakan produk dari China, bahasanya China. Semua kita kan ndak bisa dan satu tenaga kerja asing itu di-backup lima sampai tujuh orang kita (pekerja lokal),” kata Ali Mazi di Kendari, seperti dilansir Antara, Selasa (16/6).

Selain dapat menyerap ribuan pekerja lokal, Ali Mazi juga menyampaikan kedatangan ratusan TKA tersebut juga dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

“Namanya juga investor, kita harus menjaga harmonisasi agar tenaga kerja (lokal) bisa bekerja, pengangguran, kemiskinan bisa berkurang dan ini suatu kesyukuran bagi kita, karena itu adalah perusahaan internasional. Mereka datang berinvestasi dan investasinya nggak tanggung-tanggung Rp 42 triliun. Kita punya APBD aja cuma Rp 4,2 triliun. Nah kita harus jaga kalau seperti itu,” tutur Ali Mazi.

Baca Juga : Luhut Sempat Rayu Bupati Konawe Kery Saiful Untuk Loloskan 500 TKA Asal China

Kunjungi Page Facebook  : Suara Arah Publik

Bagikan!!

About Admin

Check Also

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dari Partai Gerindra Terjerat OTT KPK

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dari Partai Gerindra Terjerat OTT KPK

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dari Partai Gerindra Terjerat OTT KPK IKIZONE.COM, Suara Arah …

Leave a Reply