Politisi PKS Nasir Djamil: Kenapa Indonesia Mau Jadi “Kelinci Percobaan” Vaksin China?

Politisi PKS Nasir Djamil: Kenapa Indonesia Mau Jadi “Kelinci Percobaan” Vaksin China?

Politisi PKS Nasir Djamil: Kenapa Indonesia Mau Jadi “Kelinci Percobaan” Vaksin China?
Politisi PKS Nasir Djamil: Kenapa Indonesia Mau Jadi “Kelinci Percobaan” Vaksin China?

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA  – Pengujian tahap III vaksin corona dari China di Indonesia mengundang keprihatinan bagi anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil. Menurutnya, uji coba itu sama saja menjadikan warga negara ini sebagai kelinci percobaan.

Bagi saya pribadi memang, ya bisa saja orang menyebutnya sebagai kelinci percobaan,” tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/7).

Politisi PKS ini mengaku miris jika kemudian rakyat Indonesia justru dijadikan objek dari vaksin yang belum teruji itu. Sebab, kemungkinan vaksin itu gagal dan berakibat buruk bagi manusia sangat terbuka lebar.

“Kan itu trial and error, uji coba namanya. Berarti bisa berhasil dan gagal. Kalau berhasil bagaimana, kalau gagal gimana? Tapi bukan berhasil atau gagal yang kita bicarakan,” ujarnya.

Baca Juga : Aktivis 98 Usul Vaksin dari China Diujicobakan Dulu ke Presiden Jokowi dan Menterinya

Dia mempertanyakan alasan pemerintah mau menjadikan Indonesia sebagai tempat untuk melakukan ujicoba klinis tahap III. Padahal di negara Cina sendiri vaksin tersebut belum sempat diujicobakan.

“Apa tidak ada negara lain? Kenapa Indonesia menerima itu? Seharusnya Indonesia punya sikap, yang tegas dan jelas, tidak ingin rakyatnya dijadikan “kelinci percobaan”. Seharusnya begitu,” katanya.

Politisi PKS asal Aceh ini berharap pemerintah mau mengubah keinginan untuk memberikan vaksinasi Sinovac kepada 1.620 orang atau pasien Covid-19 secara sukarela.

“Saya harapkan, pemerintah bisa mengubah pendiriannya. Jangan sampai rakyat sudah kena pandemik, kena itu lagi (ujicoba), artinya disudutkan lah,” sesalnya.

“Di mana nurani presiden? Karena itu mumpung masih ada waktu bisa mengubahlah pendiriannya dan memikirkan ulang,” demikian Nasir Djamil.

Baca Juga : Vaksin Covid-19 asal China Diujicoba di Indonesia, Said Didu: Kok Ujicoba Massalnya di Sini?

Kunjungi Page Facebook  : Suara Arah Publik

Bagikan!!

About Admin

Check Also

Enggan divaksin pertama, Erick Thohir: Rakyat dulu, pemimpin belakangan

Enggan Jadi Relawan Untuk di Vaksin Pertama, Erick Thohir: Rakyat Dulu, Pemimpin Belakangan

Enggan divaksin pertama, Erick Thohir: Rakyat dulu, pemimpin belakangan SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Ketua …

Leave a Reply