Ikizone.com – Suara Arah Publik – Berita Terbaru – Berita Terkini

Hukum

Posko Pengaduan Korban EDCcash Oleh Bareskrim Polri

Posko Pengaduan Korban EDCcash

Maraknya korban penipuan yang terjadi di negara Indonesia memang sangat meresahkan bagi masyarakat. Salah satu penipuan yang baru-baru ini terjadi adalah penipuan investasi bodong terhadap mata uang virtual melalui sebuah perusahaan. Terjadinya penipuan membuat Bareskrim membuatkan posko pengaduan korban EDCcash.

Tujuan Pembuatan Posko Pengaduan Oleh Bareskrim

Masyarakat yang menjadi korban dalam penipuan melalui perusahaan E-Dinar Coin Cash memang menjadi pusat perhatian bagi Polri. Bagaimana tidak, tentu para korban tersebut mengalami kerugian yang cukup besar terkait peristiwa penipuan yang dialami. Maka dari itu, Bareskrim Polri kini berinisiatif untuk membuatkan posko pengaduan terhadap korban.

Tujuan adanya posko ini utamanya untuk mendata berapa jumlah kerugian yang dialami oleh seluruh korban. Perlu diketahui bahwasanya masyarakat yang menjadi korban penipuan ini adalah member dari perusahaan EDCcash. Selain itu, pihak kepolisian mencoba untuk mengembalikan berapa jumlah kerugian yang dialami oleh para korban penipuan tersebut.

Memang sangat memprihatinkan sehingga pihak kepolisian mencoba menanggung kerugian yang dialami dan hak-hak korban dapat kembali. Adapun cara yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengembalikan investasi para korban dengan melalui aset yang disita. Dimana aset yang akan disita merupakan milik dari para tersangka dalam penipuan ini.

Meskipun aset tersebut masih dalam proses penyelidikan namun hingga saat ini memang pihak kepolisian sudah menyita beberapa aset. Aset tersebut antara lain uang tunai, mobil, emas, dan juga barang-barang mewah milik tersangka. Akan tetapi aset yang disita belum cukup untuk mengembalikan jumlah kerugian yang dialami oleh para korban penipuan.

Jumlah Tersangka dan Korban Penipuan EDCcash

Lokasi tempat pembuatan posko pengaduan korban EDCcash di Gedung Bareskrim Polri yang bisa didatangi langsung. Dengan adanya posko ini tentu sangat membantu dan memudahkan korban dalam peristiwa penipuan tersebut. Selain itu, jumlah korban dalam peristiwa ini kurang lebih 57 ribu orang dan masih sebagian korban yang sudah melapor di posko tersebut.

Ternyata bukan hanya penipuan saja yang dilakukan oleh tersangka, akan tetapi penggelapan dan pencucian uang pun dilakukan. Dalam peristiwa ini diungkapkan adanya 6 orang yang menjadi tersangka termasuk CEO dari perusahaan tersebut. Bukan hanya CEO dari perusahaan EDCcash yang menjadi tersangka, namun juga istri dari CEO menjadi tersangka.

Keempat tersangka lainnya adalah karyawan dari perusahaan tersebut yang kini sudah ditangkap oleh pihak kepolisian Republik Indonesia. Ditambah lagi adanya tiga orang yang ditangkap dan diduga pemilik dari senjata api ilegal yang digunakan dalam peristiwa ini. Selain itu, pihak kepolisian juga sudah menyita berbagai barang bukti yang digunakan dalam hal ini.

Adapun barang bukti yang dimaksud adalah belasan mobil yang diantaranya termasuk dalam kategori mobil mewah seperti Ferrari. Selain itu, belasan mobil yang disita ini pun sebagian dijadikan sebagai doorprize atau hadiah untuk member yang sudah melakukan investasi. Adanya doorprize yang berupa mobil tentu membuat siapa saja rela melakukan investasi.

Barang bukti lainnya yang disita oleh pihak kepolisian adalah uang tunai yang terdiri dari berbagai jenis mata uang. Seperti mata uang rupiah, dolar Hongkong, dolar Zimbabwe, maupun mata uang Irak dan Mesir. Adapun persyaratan untuk setiap anggota yang bergabung dalam perusahaan EDCcash harus membayar Rp5 juta setiap member.

Adanya isu terjadinya peristiwa penipuan yang dilakukan tentu membuat masyarakat harus waspada. Penipuan yang dilakukan oleh perusahaan EDCcash yang menipu dan penggelapan uang terhadap member. Dengan adanya kejadian ini, pihak kepolisian membuat posko pengaduan korban EDCcash yang bertujuan untuk mendata jumlah kerugian yang dialami.

 

Bantu Bagikan !!!
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post Popular

To Top