Ribuan Massa Tumpah Ruah “Selamatkan NKRI & Pancasila Dari Komunisme” Tolak RUU HIP

“Selamatkan NKRI & Pancasila Dari Komunisme”, Berita Viral, Berita terkini, Berita Populer, Berita Hari Ini, Viral, Tolak PKI, new, news

Ribuan Massa Tumpah Ruah “Selamatkan NKRI & Pancasila Dari Komunisme”
Ribuan Massa Tumpah Ruah “Selamatkan NKRI & Pancasila Dari Komunisme”

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Ribuan massa tumpah ruah mengikuti aksi menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) Aksi Tersebut bertajuk ” Selamatkan NKRI & Pancasila Dari Komunisme” di depan gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/06/2020) .

Ribuan massa aksi “Selamatkan NKRI dan Pancasila dari Komunis” di depan Gedung DPR/MPR RI teriakkan yel-yel ganyang PKI, Rabu (24/6).

Yel-yel itu dipandu oleh Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA212), Ustaz Slamet Marif di atas mobil komando. “Ganyang, ganyang, ganyang PKI, ganyang PKI sekarang juga,” teriak Slamet Marif yang dilanjutkan massa aksi menirukan yel-yel tersebut.

Tak hanya Slamet Marif, beberapa orator lainnya juga meneriakkan ganyang PKI karena disebut telah menyusup ke DPR dan berupaya menghidupkan kembali komunisme melalui RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Para orator masih terus melakukan orasi di atas mobil komando. Beberapa perwakilan dari Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI akan menemui perwakilan pimpinan DPR RI untuk menyerahkan surat tuntutan menolak RUU HIP dan meminta untuk dihapus dari prolegnas

Baca Juga : Beredar Tanda Tangan PKS Dipalsukan di Draf RUU HIP, PKS: Sejak Awal Tegas Menolak

Ketua GNPF Ulama KH Yusuf Muhammad Martak sedang memberikan ceramahnya. Beliau pun tak lupa mengingatkan para peserta Aksi untuk menjaga jarak demi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Ustadz Yusuf menyatakan delegasi peserta aksi hari ini akan berusaha untuk menemui Ketua DPR Puan Maharani untuk menuntut pembatalan RUU HIP, bukan sekedar penundaan.

Sejak pagi para peserta aksi sudah mengalir berdatangan menuju Gedung DPR dan nampak mereka mematuhi protokol kesehatan di masa PSBB Transisi wabah virus Covid-19 alias Corona Cina ini, dengan mengenakan masker dan tidak berkerumun.

Dalam hal ini, sejumlah ormas tersebut  mendesak pemerintah dan DPR RI untuk mencabut pembahasan soal Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang dinilai sarat dan berbau komunisme.

Baca Juga : NU, Muhammadiyah Dan MUI Kompak Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP)

Pembakaran bendera partai terlarang PKI itu merupakan simbol penolakan massa terhadap kebangkitan ideologi komunis. Mereka mensinyalir komunisme diakomodir dalam RUU HIP yang dirancang DPR.

Bendera yang dibakar massa berwarna dasar merah. Ada gambar palu dan arit yang saling menyilang di tengah bendera. Simbol tersebut identik dengan komunisme.

Massa menduga RUU HIP tersebut mengakomodir kebangkitan PKI. Alasannya, TAP MPRS No. XXV tahun 1966 tentang pelarangan komunisme tidak dijadikan peraturan konsideran RUU HIP

Massa juga menolak konsep Pancasila yang bisa diperas menjadi Trisila dan Ekasila. Konsep itu juga termaktub dalam RUU HIP.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Edy Mulyadi menilai Trisila merupakan perwujudan lain dari konsep Nasionalis, Agama, dan Komunis yang diusung Bung Karno. Sedangkan Ekasila merupakan, kata Edy, perwujudan lain dari Neo Komunisme.

Edy juga menuntut partai perancang RUU HIP untuk segera dibubarkan dan meminta aparat kepolisian segera menangkap para inisiator RUU HIP.

Baca Juga : Sejumlah Ormas Islam Menitipkan Amanah ke PKS Terkait RUU HIP

RUU HIP sendiri merupakan usulan DPR RI. Ada 7 Fraksi di DPR yang mendukung penuh yaitu, PDIP, Gerindra, Golkar,  Nasdem, PKB, PAN, dan PPP. Sedangkan Fraksi Yang Menolak  RUU HIP yaitu ada 2 Fraksi diantaranya Fraksi PKS yang dari Awal Menolak dengan tegas RUU HIP dan minta di batalkan, sementara Fraksi Demokrat menolak dan menarik diri dari pembahasan RUU HIP.

Aksi selesai sekitar pukul 17.18 WIB. Massa bubar dengan tertib. Sebelum bubar, aksi diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Habib Muhsin.

Para tokoh berpesan agar massa terus memakai masker dan mencuci tangan.

Sebelum pulang jangan lupa pungut sampahnya untuk kebersihan dan jangan lupa berdzikir kepada Allah dan mohon ampunan Allah, pesan Ketua Umum DPP FPI Ustadz Shabri Lubis

Baca Juga : UAS – Ada Pihak Yang Mencoba Mengkerdilkan Pancasila Lewat RUU HIP, Umat Islam Harus Bersuara Menolaknya

Kunjungi Page Facebook  : Suara Arah Publik

About Admin

Check Also

Gatot Tolak Penghargaan Bintang Mahaputera, Politikus PKS: Luar Biasa, Beliau Tidak Gila Pangkat

Gatot Tolak Penghargaan Bintang Mahaputera, Politikus PKS: Luar Biasa, Beliau Tidak Gila Pangkat

Gatot Tolak Penghargaan Bintang Mahaputera, Politikus PKS: Luar Biasa, Beliau Tidak Gila Pangkat IKIZONE.COM, Suara …

Leave a Reply