TIMSES Jokowi: Kelahiran KITA Bentuk Reaksi Terhadap Gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

TIMSES Jokowi: Kelahiran KITA Bentuk Reaksi Terhadap Gerakan KAMI

TIMSES Jokowi: Kelahiran KITA Bentuk Reaksi Terhadap Gerakan KAMI
TIMSES Jokowi: Kelahiran KITA Bentuk Reaksi Terhadap Gerakan KAMI

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Setelah muncul Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) besutan sejumlah tokoh bangsa seperti Din Syamsuddin dan Rizal Ramli, lahir gerakan baru bernama Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA). Yang mana Kelahiran KITA Bentuk Reaksi Terhadap Gerakan KAMI

Menyikapi lahirnya KITA, mantan wakil ketua tim kemenangan nasional Jokowi-Ma’ruf Amin Abdul Kadir Karding menyampaikan bahwa kelahiran KITA sebagai bentuk reaksi dari lahirnya KAMI.

“Lahirnya organisasi, atau komunitas KITA atau koalisi apa gitu namanya itu bagian dadi reaksi terhadap KAMI ya,” kata Karding kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (20/8).

Politisi PKB ini sempat mengatakan KAMI merupakan barisan orang-orang yang sakit hati terhadap Pilpres 2019 lalu lantaran jagoan mereka yakni Prabowo-Sandiaga kalah.

Baca Juga :  Tokoh Publik Tumpah Ruah Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi

Namun demikian, Karding mengklaim bahwa KITA digagas agar tidak adanya eksklusivitas dalam berorganisasi. Selain itu, pendirian KITA bertujuan untuk bersama-sama membangun bangsa.

“KAMI ini kalau tidak salah koalisi aksi menyelamatkan Indonesia, kalau KITA ini mau menunjukkan bahwa sebagai suatu bangsa, KITA itu artinya KITA semua enggak ada kelompok yang eksklusif, tidak ada kamu, tidak ada aku tetapi yang ada KITA semua,” bebernya.

“Kita dalam artian harus bersama-sama, kita harus bergotong royong, kita harus bekerjasama untuk menyelamatkan Indonesia gitu kira-kira atau keluar dari krisis misalnya pandemik Covid-19 dan resesi,” imbuhnya.

Eks Sekjen DPP PKB ini menambahkan, Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi demokrasi, sehingga lahirnya KITA merupakan bentuk demokrasi selama dalam koridor konstitusi.

“Saya kira di era demokrasi ini selalu kita memberi ruang kepada siapapun yang ingin menyampaikan pendapat sepanjang masih dalam koridor konstitusi,” tandasnya.

Baca Juga : Mantan Ketua KPK: Tidak Usah Ngomong Merdeka dari Korupsi Kalau KPKnya Digergaji

Kunjungi Page Facebook  : Suara Arah Publik

Bagikan!!

About Admin

Check Also

PKS: Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf Cuma Tingkatkan Utang dan Penangkapan Aktivis

PKS: Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf Cuma Tingkatkan Utang dan Penangkapan Aktivis

PKS: Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf Cuma Tingkatkan Utang dan Penangkapan Aktivis IKIZONE.COM, Suara Arah Publik – …

Leave a Reply