Virus Corona di Bali 4 Pasien WNI & 7 WNA, Mengejutkan Gubernur Bali Tak Tahu

Virus Corona di Bali 4 Pasien WNI & 7 WNA, Mengejutkan Gubernur Bali Tak Tahu
Virus Corona di Bali 4 Pasien WNI & 7 WNA, Mengejutkan Gubernur Bali Tak Tahu

SUARA ARAH PUBLIK, DENPASARVirus corona di Bali 11 pasien itu masih menunggu hasil laboratorium dari Kemenkes, yaitu 4 pasien WNI & 7 WNA, mengejutkan Gubernur Bali Wayan Koster tak tahu terkait meninggalnya pasien WNA yang positif Virus corona di RSUP Sanglah Denpasar Bali.

Sebaliknya, orang nomor satu di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali itu baru mengetahui setelah pasien dalam keadaan meninggal.

“Terus terang saja, itu memang kami tidak diberitahu bahwa pasien itu positif. Kami diberitahu setelah pasien itu meninggal,” ujarnya usai rapat di DPRD Bali pada Jumat (13/3).

Seorang pasien positif virus corona di bali pertama dengan nomor kasus 25 meninggal dunia di RSUP Sanglah Denpasar, Bali dan pasien tersebut adalah warga Negara asing (WNA) berusia 53 tahun.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra kepada wartawan di Kantor Gubernur Bali.

“Tadi pagi pukul 02.45 Wita saya mendapatkan informasi dari rumah sakit Sanglah bahwa salah satu pasien dalam pengawasan COVID-19 meninggal dunia,” sebutnya.

Pasien tersebut merupakan WNA berjenis kelamin perempuan yang baru empat hari lalu masuk ke Indonesia.

Baca Juga : Virus Corona Meningkat di Indonesia, Total 27 Pasien Terjangkit

Direktur Utama RSUP Sanglah dr Wayan Sudana menyebut pihak rumah sakit sampai saat ini masih merawat 11 pasien dalam pengawasan virus corona di ruang isolasi.

Mereka terdiri dari 4 WNI dan 7 WNA. “Sejak awal kasus ini merebak, sampai saat ini kami sudah merawat 49 pasien.

Dari 49 itu, satu positif dan yang sekarang 11 pasien itu masih menunggu hasil laboratorium dari Kemenkes,” ujar dr Wayan Sudana, Jumat (13/3) kemarin.

Jumlah tersebut belum termasuk dua paramedis RSUP Sanglah yang mengalami batuk dan demam karena faktor kelelahan yang masih dalam pengawasan tim medis.

“Kami sudah koordinasi karena sudah dibentuk Satgas Penanggulangan Covid – 19. Maka dari itu kami mohon bantuan tenaga dari rumah sakit lain melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali untuk back up kami,” harap dr Wayan Sudana.

Baca Juga : Ngabalin : Sanjung Pemerintah Jokowi Tangani Virus Corona Sangat Cepat

Bagikan!!

About Admin

Check Also

Muncul Negara Federal Papua Barat, Jokowi Diminta Tarik Seluruh Pasukan Militer

Muncul Negara Federal Papua Barat, Jokowi Diminta Tarik Seluruh Pasukan Militer

Muncul Negara Federal Papua Barat, Jokowi Diminta Tarik Seluruh Pasukan Militer IKIZONE.COM, Suara Arah Publik …

Leave a Reply