Warganet Tersinggung, Jubir Pemerintah Achmad Yulianto Sebut Yang Miskin Melindungi Yang Kaya Agar Tidak Menularkan Penyakitnya

Jubir Pemerintah Achmad Yulianto Sebut Si Miskin Melindungi Si Kaya Agar Tidak Menularkan Penyakitnya
Jubir Pemerintah Achmad Yulianto Sebut Si Miskin Melindungi Si Kaya Agar Tidak Menularkan Penyakitnya

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTAJuru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dalam pernyataan itu, ia meminta orang kaya untuk melindungi orang miskin, si miskin melindungi si kaya agar tidak menularkan penyakitnya. Warganet tersinggung.

Pidato Achmad Yurianto juga mengundang perhatian seluruh masyarakat. Pasalnya, pernyataan itu dinilai tidak etis diungkapkan saat Indonesia dilanda wabah virus Corona.

“Yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar, dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya. Ini menjadi kerja sama yang penting,” kata Achmad Yurianto seperti yang dilansir dari akun YouTube BNPB Indonesia dan tayangan Kompas TV pada menit ke 22:40, Jumat (27/03).

Pernyataan tersebut menimbulkan beragam respons dan protes dari warganet dan bebrapa politisi, Yurianto dianggap telah mendiskriminasi warga kurang mampu sebagai pembawa penyakit.

Baca Juga, ikizone.comPKS – Kenapa Anggaran Untuk Pindah Ibu Kota Ada, Sedangkan Penanganan Corona Kenapa Harus Saweran dari Rakyat?

Seperti Politikus Gerindra Fadli Zon menyayangkan pernyataan yang dilontarkan Yurianto itu. Hal itu diungkapkannya lewat akun pribadi Twitternya @fadlizon.

“Mungkin Pak Yuri kelelahan sehingga omongannya ada yang terbolak balik. Virus ini disebarkan oleh orang kaya ke orang miskin, bukan sebaliknya,” tulis Fadli di akun Twitternya, (27/03).

Tidak hanya Fadli Zon, Presiden PKS Sohibul Iman juga sempat meragukan kebenaran video berisi pidato Yurianto yang telah viral di media sosial itu. Apalagi dalam pidato tersebut, Jubir untuk penanganan Covid-19 ini mengaitkan virus Corona dengan status sosial.

Presiden PKS Sohibul tak menyangka ucapan itu bisa disampaikan oleh juru bicara yang ditunjuk langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya ragu dengan video ini, tapi setelah tanya ke beberapa pihak sepertinya bukan hoaks. Apa ya gunanya mengaitkan soal menolong orang dan menularkan penyakit dengan status sosial ekonomi? Seolah yang bisa nolong itu hanya yang kaya dan yang bisa nularin penyakit hanya orang miskin? Saya cc ke pak @jokowi ya,” tulis akun Twitter @msi_sohibuliman.

Selain itu, banyak warganet juga mengkritik Yurianto karena kecewa dengan pernyataan yang dilontarkan itu. Seperti pemilik akun @VickyFrmansyah9 juga menyampaikan rasa kecewanya kepada orang yang dipercaya Jokowi untuk menyampaikan perkembangan virus Corona di Indonesia itu.

“Mikirnyaaa yang bener dong pak, orang kaya melindungi yang miskin? Maksudnya? Tumbal? Orang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakit? Maksudnya? Kami itu berbentuk virus? Ngomongnya pake otak dong bapak jubir menkes,” tulis akun @VickyFrmansyah9.

Akun Twitter @borderrakyat mengunggah ulang potongan video pernyataan Ahmad Yurianto tersebut dengan membubuhkan keterangan, “Sudah ditelantarkan oleh negara. Orang miskin juga dituduh sebagai pembawa penyakit.”

“Si miskin melindungi si kaya agar tidak menularkan penyakitnya, agar tidak menularkan penyakitnya? agar tidak menularkan penyakitny?? si miskin si kaya haduh bendi banget label ini,” tulis @mitanilam.

“Mikir dong ini virus bukan dari orang miskin ini virus gak kenal jabatan omong kok seenaknya aja. #KarantinaWilayah,” ucap pemilik akun @ardianibn.

Baca Juga, ikizone.com : Kementan Berduka, Pegawai Terbaik Meninggal Dunia diduga Terinfeksi Virus Corona

Juru picara pemerintah untuk penanganan kasus COVID-19, Achmad Yurianto buka suara terkait pernyataannya yang viral di media sosial soal si kaya dan si miskin saling membantu cegah Corona. Yuri menegaskan bahwa dia tidak bermaksud merendahkan masyarakat miskin.

“Itulah yang saya katakan yang kemudian saya di-bully di mana-mana itu kan. Mbok yang kaya itu lho, saya sih memang agak keras ngomongnya. Bukan dalam rangka menghina yang miskin. Saya itu lebih mengatakan untuk menekan yang kaya,” ujar Yuri saat dihubungi, Sabtu (28/3/2020).

“Tetapi persepsinya di balik. Dikira saya menyudutkan yang miskin. Padahal saya ingin mempermalukan yang kaya gitu lho. Misalnya di rumah punya asisten rumah tangga, ART itu tiap hari mondar-mandir dari rumahnya ke rumah majikan, dia naik angkot kan resikonya tinggi toh untuk tertular. Kalau dia nanti sakit terus di rumah majikan sakit semua kan jadi repot,” ungkapnya.

Dia menyebut seharusnya majikan meliburkan ART di tengah pandemi Corona ini. Selain itu, para majikan juga harus memberikan kompensasi kepada mereka.

Yuri lantas mencontohkan pekerjaan asisten rumah tangga (ART). Dia mengatakan mobilitas ART yang tinggi berpotensi menularkan virus Corona.

Yuri mengakui bahwa banyak pihak yang menghujat potongan videonya itu. Namun dia mengaku tidak mau mempermasalahkan hal tersebut.

“Maksud saya itu, tapi yang terjadi enggak kan. Dibalik kan, coba Twitter saya dihujat orang banyak saya. Saya biarin ajalah, yang waras yang diam ajalah. Yang ngomentari dan yang itu yang ngeshare ke saya itu orang yang ngerti kok,” sebut Yuri.

Lebih lanjut, Yuri meminta agar masyarakat tidak terpancing dengan potongan video tersebut. Dia meminta agar melihat video tersebut secara utuh.

“Saya bilang wong itu dipotong kok (videoya). Coba dilihat utuh dari depan sampai belakang. Karena memang sengaja mencari hal-hal yang tidak baik. Bukan mau mencari hal baik. Kalau mau mencari hal yang nggak baik nggak sulit kok, di dunia ini banyak kok. Ini maksudnya kalau kita menghentikan ini, ini akan selesai,” kata dia.

Baca Juga, ikizone.comPenanganan Virus Corona, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah Sumbangkan 6 Bulan Gajinya

Bagikan!!

About Admin

Check Also

Muncul Negara Federal Papua Barat, Jokowi Diminta Tarik Seluruh Pasukan Militer

Muncul Negara Federal Papua Barat, Jokowi Diminta Tarik Seluruh Pasukan Militer

Muncul Negara Federal Papua Barat, Jokowi Diminta Tarik Seluruh Pasukan Militer IKIZONE.COM, Suara Arah Publik …

Leave a Reply